Workshop Review Kurikulum OBE Prodi Sosiologi
foto kegiatan
Workshop Review Kurikulum OBE Prodi Sosiologi
Pada Selasa, 20 Oktober 2026, Program Studi Sosiologi menyelenggarakan Workshop Review Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang telah diimplementasikan selama dua tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kurikulum OBE, mengidentifikasi berbagai kendala dalam implementasinya, serta menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas kurikulum. Workshop ini dihadiri oleh mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta dosen Program Studi Sosiologi.
Workshop menghadirkan Dr. Grendi Herdrastomo dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai narasumber yang memiliki kepakaran di bidang kurikulum. Adapun dosen Program Studi Sosiologi yang hadir dalam kegiatan ini adalah Nisrina Muthahari, M.A., UI Ardaninggar Luthitanti, M.A., Dr. Astri Hanjarwati, Dr. Napsiah, dan Dwi Nur Laela Fithriya, M.A.
Sebelum memasuki acara inti, Ketua Program Studi Sosiologi menyampaikan profil program studi, termasuk informasi mengenai daya serap lulusan di dunia kerja. Dalam paparannya, Ketua Program Studi menjelaskan bahwa salah satu ciri khas Sosiologi adalah komitmennya untuk menjadi program studi yang unggul dan terkemuka dalam memadukan ilmu umum dengan perspektif sosiologi. Ciri khas tersebut diintegrasikan ke dalam kurikulum yang diterapkan. Selain menjelaskan jumlah satuan kredit semester (SKS) yang harus ditempuh mahasiswa dan masa studi, Ketua Program Studi juga memaparkan evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang dilakukan setiap semester sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pembelajaran.
Selanjutnya, Dr. Astri Hanjarwati menyampaikan bahwa kurikulum yang berlaku di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) masih mencakup dua skema, yaitu Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Kurikulum OBE. Menurutnya, kedua kurikulum tersebut memiliki sejumlah kesamaan, terutama dalam menekankan luaran atau capaian pembelajaran dari setiap mata kuliah. Ia juga menjelaskan bahwa kurikulum OBE memberikan pengalaman belajar yang menarik karena mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga diajak untuk memahami realitas sosial masyarakat melalui kegiatan di luar kelas, termasuk praktikum.
Pada akhir sambutannya, Dr. Astri Hanjarwati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dosen Program Studi Sosiologi, mahasiswa, alumni, serta panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia kemudian secara resmi membuka workshop review kurikulum OBE.
Memasuki acara inti, Dwi Nur Laela Fithriya, M.A., selaku moderator, memperkenalkan narasumber dan mempersilakan Dr. Grendi Hendrastomo untuk menyampaikan materi. Dalam paparannya, Dr. Grendi Hendrastomo menjelaskan konsep OBE secara umum sekaligus memberikan telaah terhadap kurikulum yang telah disusun oleh Program Studi Sosiologi. Ia menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi terkait struktur serta substansi kurikulum OBE yang diterapkan. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi yang penting bagi tim pengembang kurikulum Program Studi Sosiologi untuk menyempurnakan kurikulum agar semakin selaras dengan capaian pembelajaran yang diharapkan.
Menanggapi masukan narasumber, UI Ardaninggar Luthitanti, M.A., selaku salah satu penyusun Kurikulum OBE Program Studi Sosiologi, memberikan penjelasan mengenai sejumlah pertimbangan yang mendasari penyusunan kurikulum tersebut. Dialog antara narasumber dan tim penyusun berlangsung dinamis, terutama ketika mahasiswa dan alumni turut menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka selama menjalani proses pembelajaran. Masukan dari para peserta memberikan perspektif yang beragam mengenai kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan pembelajaran dan dunia kerja.
Diskusi tersebut menjadi bagian penting dari proses evaluasi karena melibatkan berbagai pihak yang memiliki pengalaman dan kepentingan berbeda terhadap pelaksanaan kurikulum. Melalui dialog terbuka, Program Studi Sosiologi memperoleh bahan pertimbangan untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang telah berjalan dengan baik sekaligus bagian yang masih memerlukan penyempurnaan.
Pada akhir kegiatan, Dr. Grendi Hendrastomo. menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan workshop tersebut. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam proses review kurikulum dan menilai kegiatan ini dapat menjadi role model atau contoh praktik baik bagi program studi lain. Ia juga menyampaikan bahwa secara ideal, evaluasi atau review kurikulum sebaiknya dilaksanakan setiap tahun agar penyesuaian terhadap kebutuhan pembelajaran dan perkembangan masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Sebagai penutup, Dwi Nur Laela Fithriya, M.A., menyimpulkan berbagai catatan dan masukan yang disampaikan oleh narasumber, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Secara umum, Kurikulum OBE Program Studi Sosiologi dinilai telah memiliki landasan yang baik, tetapi masih memerlukan revisi pada beberapa bagian. Hasil review ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi tim program studi dalam menyempurnakan kurikulum agar implementasinya semakin efektif dan mampu mendukung pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.
Kegiatan workshop diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan moderator. Melalui kegiatan ini, Program Studi Sosiologi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan dengan melibatkan mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan para ahli di bidang kurikulum.