Perkuat Budaya Riset Mahasiswa, Prodi Sosiologi Gelar Workshop Laboratorium

Perkuat Budaya Riset Mahasiswa, Prodi Sosiologi Gelar Workshop Laboratorium

Yogyakarta, 6 Oktober 2026. Laboratorium Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum) UIN Sunan Kalijaga terus memperkuat perannya sebagai ruang pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kreativitas mahasiswa. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Peningkatan Laboratorium Sosiologi yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026. Narasumber dari Sekolah Riset Satu Kata yakni Dr. Amin Tohari yang merupakan Direktur Sekolah Riset Satu Kata.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Laboratorium Sosiologi, Achmad Uzair, Ph.D., Ketua Program Studi Sosiologi, Dr. Napsiah, serta Ketua Laboratorium Sosiologi, Sariatun Badirah. Workshop dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman mengenai penelitian, tetapi juga mendorong mahasiswa agar lebih percaya diri dalam melakukan riset.

Dalam sambutannya, Achmad Uzair menjelaskan bahwa Laboratorium Sosiologi menjadi ruang bagi berbagai bentuk kegiatan mahasiswa, baik akademik maupun nonakademik. Workshop yang digelar kali ini merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik, sementara kegiatan nonakademik sebelumnya juga telah dilaksanakan melalui pertunjukan musik jazz pada Senin, 5 Oktober 2026.

Menurut Uzair, keberagaman kegiatan tersebut menunjukkan bahwa laboratorium dapat menjadi ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas.

“Di laboratorium ini berbagai bentuk kegiatan bisa dilakukan. Ada kegiatan akademik seperti acara hari ini, ada juga kegiatan nonakademik seperti musik jazz yang ditampilkan pada Senin kemarin,” jelasnya.

Ia menilai keberagaman aktivitas tersebut penting untuk menciptakan ruang yang dapat menumbuhkan kreativitas mahasiswa. Laboratorium, dengan demikian, tidak hanya menjadi tempat untuk kegiatan akademik formal, tetapi juga dapat menjadi ruang eksperimentasi dan pengembangan potensi mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Program Studi Sosiologi, Dr. Napsiah, menegaskan bahwa program studi sangat mengharapkan optimalisasi berbagai kegiatan Laboratorium Sosiologi. Menurutnya, aktivitas laboratorium memiliki posisi strategis dalam mendukung peningkatan mutu program studi, termasuk dalam proses akreditasi.

“Karena itu, kegiatan-kegiatan ini sangat diharapkan memiliki output dan terdokumentasi dengan baik,” ujarnya.

Menurut Napsiah, kegiatan laboratorium yang terencana, memiliki luaran, serta terdokumentasi dengan baik akan memberikan kontribusi terhadap penguatan program studi. Laboratorium juga diharapkan semakin mampu mendukung berbagai kebutuhan akademik mahasiswa sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi Sosiologi dalam mencapai predikat Unggul.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Laboratorium Sosiologi, Sariatun Badirah, mengatakan bahwa workshop ini secara khusus diarahkan untuk membantu mahasiswa agar tidak takut melakukan riset.

Ia menekankan bahwa riset merupakan bagian penting dalam proses akademik mahasiswa Sosiologi. Melalui penelitian, mahasiswa belajar menggali informasi, membaca realitas sosial, serta memperoleh pemahaman berdasarkan data dan proses ilmiah.

“Mahasiswa seyogianya melakukan riset untuk mendapatkan kebenaran,” ungkap Sariatun.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber. Mahasiswa kemudian mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang difokuskan pada praktik wawancara mendalam. Dalam sesi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh penjelasan secara teoritis, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan teknik wawancara secara langsung.

Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam workshop karena kemampuan melakukan wawancara mendalam merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa Sosiologi dalam melakukan penelitian lapangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Antusiasme mahasiswa menunjukkan bahwa workshop menjadi ruang pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan keterampilan penelitian sekaligus membangun keberanian mahasiswa dalam melakukan riset.

Melalui kegiatan ini, Laboratorium Sosiologi diharapkan semakin berfungsi sebagai ruang akademik yang aktif, kreatif, dan produktif. Tidak hanya mendukung proses pembelajaran dan penelitian, laboratorium juga diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas serta menghasilkan berbagai kegiatan dan karya yang dapat memberikan kontribusi bagi penguatan Program Studi Sosiologi.