Prodi Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Jalin Kerja Sama Pengabdian dengan TPQ Nurul Huda Sumberadi Sleman
foto kegiatan
Prodi Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Jalin Kerja Sama Pengabdian dengan TPQ Nurul Huda Sumberadi Sleman
Sleman, 3 November 2026, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di TPQ Nurul Huda, Tegal Cabakan, Sumberadi, Mlati, Sleman, pada Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini melibatkan dosen Prodi Sosiologi, yakni Dr. Napsiah, Dwi Nur Laela Fitriya, M.A., Nisrina Muthahari, M.A., dan Kanita Khoirun Nisa, M.A., bersama HMPS Sosiologi serta mahasiswa yang terlibat dalam Laboratorium Sosiologi.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara Prodi Sosiologi dan TPQ Nurul Huda melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Dalam pemaparan materi, Dr. Napsiah menjelaskan bahwa visi keilmuan Prodi Sosiologi adalah mengembangkan sosiologi yang berwawasan keislaman. Integrasi wawasan keislaman tersebut menjadi penciri keilmuan Prodi Sosiologi UIN Sunan Kalijaga yang membedakannya dengan program studi sosiologi di perguruan tinggi lainnya.
Visi keilmuan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mengacu pada roadmap pengabdian Prodi Sosiologi, terdapat empat rumpun pengabdian, yakni agama, politik, budaya, dan ekonomi. Pengabdian kali ini difokuskan pada rumpun agama dengan memilih TPQ Nurul Huda sebagai mitra kegiatan.
Dr. Napsiah juga menegaskan bahwa pemilihan TPQ Nurul Huda didasarkan pada hubungan yang telah terjalin sebelumnya. Mahasiswa Sosiologi melalui HMPS telah melakukan pendampingan kepada para santri TPQ Nurul Huda. Pengalaman tersebut membangun kepercayaan antara kedua belah pihak yang menjadi modal sosial penting dalam mendukung keberlanjutan kegiatan pengabdian. Menurutnya, modal sosial berupa kepercayaan dan hubungan baik merupakan fondasi penting bagi pelaksanaan pengabdian yang berdampak.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan kondisi dan kebutuhan TPQ Nurul Huda oleh pengelola. Salah satu kebutuhan utama yang disampaikan adalah pendampingan santri dalam mempersiapkan dan mengikuti berbagai perlombaan. Keterbatasan waktu pengajar menjadi tantangan tersendiri, mengingat sebagian besar pengajar TPQ merupakan ibu-ibu yang juga memiliki aktivitas rutin lainnya.
Selain itu, pengelola menyampaikan bahwa keterlibatan santri dalam kegiatan TPQ juga menghadapi tantangan. Kebijakan lima hari sekolah membuat sebagian santri pulang pada sore hari dalam kondisi lelah, sehingga tidak mudah untuk mendorong mereka mengikuti kegiatan tambahan secara aktif. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian bersama dalam merancang bentuk pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan TPQ.
Setelah berdiskusi dan mengidentifikasi berbagai potensi serta kebutuhan masing-masing pihak, Prodi Sosiologi dan pengelola TPQ Nurul Huda sepakat menjalin kerja sama secara formal melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). PKS tersebut ditandatangani oleh Sri Astuti selaku Kepala TPQ Nurul Huda dan perwakilan Prodi Sosiologi, dengan masa kerja sama selama lima tahun. Penandatanganan disaksikan oleh seluruh peserta kegiatan pengabdian.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan kegiatan pendampingan yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung peningkatan kapasitas pengelolaan TPQ, pengembangan potensi santri, serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah. Suasana hangat yang terbangun sepanjang kegiatan mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin hubungan baik dan mengembangkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kerja sama ini, Prodi Sosiologi FISHUM UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan keilmuan sosiologi berwawasan keislaman yang tidak hanya berkembang di ruang akademik, tetapi juga hadir dan berkontribusi secara langsung dalam kehidupan masyarakat.